Berhenti Mencinta

source : pinterest.com

Ketika pertama kali aku melihatmu, aku tahu kamu special, kamu mencuri perhatian ku dengan ketampanan mu. Tapi, aku tak pernah menyangka jika kamu juga mencuri hatiku secara brutal. Sebelum bertemu dengan mu hati ku terbuat dari baja tak seorang pun yang dapat membuka nya dengan mudah. Tapi, entah mengapa mudah bagimu membuka nya. Pertama dengan kebaikan mu dan cara mu memperlakukan ku, lalu pelukan mu dan kemudian cara mu tersenyum dan caramu tertawa. Renyah ucapku dalam hati. 

Terakhir setelah semua terangkai sempurna, kepercayaan mu terhadapku meningkat dan disitulah aku tahu bahwa aku berada dalam sebuah masalah. Aku berusaha dengan keras untuk menjaga hati ku sebelum kamu mencuri nya sepenuhnya aku takut jika aku kehilangan kendali atas diriku sendiri. Aku ketakutan dengan sesuatu yang tidak jelas, sakit hati dari kisah masa lalu yang menghantui atau kemungkinan mu menyakiti ku.

Aku ingin mencinta tapi jika aku melakukan itu, maksudnya membuka hati ku berarti aku harus bersiap untuk sakit lagi dan mengizin kan seseorang masuk kedalam otak dan hatiku. 

Sampai akhirnya ketika kamu mendapatkan hati ku sepenuhnya, ketika akhirnya aku membiarkan mu masuk dan menjelajah jauh kedalam setiap rongga tubuhku, saat itulah aku tahu bahwa semua ini tak akan bertahan lama. 

Dan apa yang aku tahu akan terjadi akhirnya terjadi . 

Hari itu aku sudah mempersiapkan diriku untuk setiap kemungkinan terburuk yang kami miliki. Ya, aku bermaksud untuk mengakhiri segala pengikat antara aku dan dia. Aku bermaksud untuk meninggalkan semua kisah yang ada antara aku dan dia. 

Aku sudah siap mendengar dari mulutnya bahwa aku, aku dan dia tidak akan pernah berhasil, kita tidak akan bisa bersama. Aku sudah mempersiapkan diriku untuk kepergian nya dan kejujurannya bahwa aku tidak cukup untuk membuatnya bahagia. Aku tahu dan paham bahwa saat itu pasti akan datang dan aku pikir aku sudah siap dengan semua kenyataan yang ada. Tapi pada saat dia menatap ku dalam lalu berkata bahwa aku tidak lah cukup untuknya dan dia tidak dapat melakukan ini lagi maksudnya bertahan dengan ku. Aku seperti jatuh dari ketinggian dalam waktu yang sangat singkat. Dia melihatku untuk yang terakhir kali nya dengan tatapan kasihan dan berbalik arah lalu berjalan sambil menikmati tangisan dan teriakan ku. 

Saat itu aku berpikir tentang bagaimana jika setelah waktu yang lebih panjang aku dan dia bersama. Sama- sama berjuang dan berusaha tapi nyatanya dia tetap melihat kemungkinan yang kecil untuk kami berdua dapat bersama hanya karena dia takut untuk mencoba sesuatu yang baru, karena dia takut tidak ada akhir yang bahagia untuk kami berdua. 

Namun, kenyataaan nya dia membangungkan aku dari lamunan ku dan aku berusaha mengumpulkan diriku lagi, menghapus air mata ku dan berusaha untuk melepaskan kepergiannya bersama dengan semua kenangan nya yang tersisa di kepala ku. Tidak bukan hanya di kepalaku  tapi juga di hatiku. 

Dengan keberanian yang penuh aku memegang tangan nya dan mengatakan selamat tinggal dan berterimakasih untuk segala kenangan baik dan buruk yang dia boleh berikan kepada ku untuk waktu yang singkat. Sambil terus berkata dalam hati bahwa suatu hari nanti aku akan menemukan seseorang yang baru, seseorang yang bisa mencintai aku dengan apa adanya aku, yang ketika dengan nya aku tidak perlu mengucapkan selamat tinggal lagi. 

This is what i got from you. You remember your first love because they showed you, proved to you, that you can love and be loved, that nothing in this world deserves to be over-expected, that love is how you become a person, and why you chose it.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

To the One I Haven’t Met Yet,

I Hope You're Happy

De Jure and De Facto