Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Bertanyalah supaya kamu mengerti

Gambar
Pernah kah dalam sekali kamu membayangkan berada di posisi ku ? Ujarku dengan begitu sabar.  Namun ternyata sabarku belum cukup membuatnya mengerti apa yang hendak aku katakan. Maksudmu ? Aku kurang sabar ? Aku kurang apa ? Memangnya kamu pernah memposisikan dirimu menjadi aku ? Ujarnya dengan emosi yang meluap - luap. Aku tersenyum. Jika aku harus menceritakan semuanya kepada mu. Mungkin kamu akan langsung berbalik dan memeluk ku, meminta maaf lalu yang terparah adalah pergi menjauh setelah semua pengorbanan yang aku lakukan. Tapi, tidak begitu. Aku tak akan menceritakan atau menjelaskan pengorbanan apa saja yang aku lakukan hanya untuk dekat dengan mu, berdua bersamamu. Aku menjawab dengan sabar. "Akan selalu ada orang yang merasa pengorbanan nya dan perasaanya lebih daripada orang lain. Untuk itu lupakanlah. Anggap saja aku tak pernah bicara demikian" ujarku menyudahi. Bagiku, jika dia saja tidak repot bertanya apa alasan ku marah saat itu. Untuk apa aku repot bertanya bag...