Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

New Shit

Setelah aku berpisah dengan mu, aku memutuskan untuk tidak memiliki hubungan dengan siapapun. Bukan karena aku tidak ingin tapi karena aku takut untuk memulai sesuatu yang baru. Aku takut kalau nanti dia tidak sama dengan mu. Aku takut kalau nanti aku justru memikirkan mu bukan nya kekasih ku. Aku melihat mu bahagia, bahagia dengan kehidupan mu. Kamu bilang saat itu kita tak jadi bersama lagi karena kamu melihat ku bingung Bingung ? Ya, aku bingung. Aku bingung dengan sikap mu ! Mana yang kamu pilih ? kembali padaku atau kembali dengan selir - selilrmu ? Kamu bilang aku yang terlalu pemilih sehingga kamu tak masuk ke kriteria ku. Bukan ! bukan itu aku menunggu mu aku ingin memastikan bahwa memang benar perasaan itu masih ada. Jadi ini apa ? cinta ? obsesi atau rasa sepi ? Kalau ini rasa sepi bilang padaku Bilang padaku kamu butuh teman untuk mengobati sepi mu.. Kalau ini obsessi bilang padaku Bilang padaku agar aku bisa sedikit menjauh dari mu dan mengobati obsesi ku padamu Kalau ini c...

Bahagiakah ?

Sudah sama-sama bahagia, ya? Tidak. Jawabannya tidak. Antara tidak tahu atau tidak bena Aku tidak tahu jika dia sudah bahagia atau belum, yang jelas dia terlihat bahagia. Semuanya manis dan baik-baik saja. Aku turut senang meskipun tak bisa aku sangkal jika sebagian dari diriku masih tidak rela dan ingin menjadi tokoh dalam ceritanya. Tidak benar. Barangkali permintaan dan tebakanku jadi kenyataan. Dia dan aku sama tidak bahagianya, hanya berpura-pura bahagia dan saling berlomba siapa yang paling manis agar mampu menutupi ketidakrelaan kita yang berakhir tragis. Segala yang kusuguhkan adalah upaya membuatnya cemburu, terlalu panas dan gerah hingga akhirnya luluh dan mencariku. Aku kini adalah versi paling tidak dewasa yang kulalui. Berpura-pura bahagia karena iri dan bukan karena ingin menyenangkan diriku sendiri. Bahkan jika aku boleh aku ingin menarik semua yang pernah ku katakana dan mengulangnya kembali. Yap ! kembali ke keadaan sebelum semuanya ini terjadi. Dimana seolah aku menem...

Pergi lagi ?

Pagi ini aku terbangun dari tidurku dengan sebuah tamparan di pipiku. Ya ! jawaban mu benar. Dia tidak menjawab pesan ku. Hanya dua buah garis centang berwarna biru di layar handphone ku. Pelan - pelan aku membuka mataku dan merubah posisi ku. Tidak ! tenang saja aku hanya ingin memastikan dia membaca pesannya saja. Aku tidak bermaksud untuk menhubungi nya kembali lalu mengucapkan selamat pagi dan semangat bekreja. Tenang bukan itu tujuan ku. Aku hanya ingin memastikan keadaaan ku.   Dan pagi ini aku tahu, dia kembali pergi. Pergi untuk yang kesekian kalinya. Lalu, Bagaimana dengan rasa itu ? masih adakah yang tertinggal ? atau aku hanya option kesekian ketika kau kesepian ? Aku... Hari ini kuputuskan ! jangan lagi kamu datang jika hanya singgah karena kesepian. Kamu selalu tau kan ? aku akan selalu jatuh untukmu walaupun kamu hanya datang untuk pergi. Jakarta, 24 April 2018 Nb# maafkan tulisan ku.. aku galau bukan saja karena hujan tapi, gajian belum terlihat  :(( 

What is Love ?

Aku pernah bertanya tentang apa arti rasa yang sempat dimiliknya saat itu. Rasa yang pernah membuat ku tergila – gila bahkan membuat ku enggan menjauh darinya. Katanya itu cinta. Katanya itu suka. Katanya itu sayang. Katanya itu rasa ingin selalu bersama Tapi. Aku merasa ada yang berbeda itu kurang dari semua yang dia jabarkan. Dia….. Dia seperti hujan yang kadang datangnya tak bias ku prediksi. Dia bisa datang kapan saja bahkan ketika aku tidak punya persiapan. Tapi, dia bias pergi begitu saja ketika aku tak menggengamnya erat seperti daun yang jatuh begitu saja dan gugur lalu terbawa oleh angin. Sering kali aku bertanya dia itu apa Namun dia tetap menjawab, rasa itu masih ada dan akan selalu ada untukmu. Hanya saja kamu selalu dengan mudahnya melepasku. Itu yang selalu dia jawab bahkan samapai hari ini jawabannya pun masih sama. Lalu, aku ini apa   ? Dan seorang pun menjawab pertanyaan ku dengan mudah “ Jika masih ada rasa dia tidak akan datang dan pergi sesuka hati. Jika dia dat...