Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Kata Orang

Pernah kamu bertindak diluar nalar ? atau dikendalikan oleh hatimu ? bukan dengan otak mu ? Aku pernah dengan bodohnya namun berkata bahwa aku pintar dan tidak jatuh cinta. Aku pernah dengan bangga nya bercerita kepada teman - teman ku bahwa aku meluangkan waktu ku bahkan uang ku hanya untuk mendengarkan nya bercerita tentang bagaimana bahagianya dia bersama seseorang di masa lalunya. Yang menurutnya dia sudah melupakan wanita itu.  Kata orang, jika kita berpergian ke suatu tempat dan teringat dengan kenangan di masa lalu, ada dua hal yang bisa menyatakan apakah kita mencintai dia atau dia yang mencintai kita. Yaitu, ketika kita mengenangnya hanya kenangan manis yang ada di kepala kita tanda nya kita mencintai dia. Namun, jika terjadi sebaliknya tandanya dia mencintai kita.  waktu itu, aku ingat betul kamu selalu berkata bahwa kamu beruntung karena memiliki aku dan menemukan ku. Iya, malam itu saat aku diam - diam menangis karena ucapan mu. Aku menangis sambil memikirkan ribua...

I Want to Love You

Gambar
The rebels at the thought of loving someone on purpose. Love feels grander when it's like being struck by lightning. To be honest, love writes better when you slip then drown in the middle of the ocean; when you take a walk in the woods and suddenly catch fire. I love it when things take my by surprise and I spend the next two moments in delighted confusion, breathless. I even love it sometimes when it's as if feelings have taken me by the throat and won't let go.  Walking into love sounds so mundane on days in which I am more words than person. Submerging myself into a body of water by stepping down a set of stairs feels insincere. Taking a shovel and spending the night digging a hole to bury myself in reads like too much effort and too forceful of a process. Except. Except, I've romanticised everything; I've romanticised love. It doesn't feel enough anymore. Time passes, things happen. I learn how a lot more things than I thought are, in truth, decisions and c...

Aku, Rinduku dan Ketakutan ku

Gambar
Rasanya semua waktu antara aku dan kamu ingin sekali kubuat membeku. Kusimpan dalam lemari kaca di kamarku dan ku ulang-ulang sepanjang waktu. Agar saat-saat seperti malam ini, saat rinduku memuncak dan hendak meledak-meledak, aku dapat menenangkannya dengan mengambil kenangan itu dari lemari kamarku. Rinduku, ingin sekali aku sampaikan padamu. Tentang kenangan  akan hangatnya pelukanmu, bau rokok di bajumu, wangi rambutmu, semilir wangi parfum mu yang membuat ku cukup untuk menenangkan aku yang berdebar menggila, bahkan rasa pasta gigimu dan manisnya bibirmu. Jika kamu bertanya, apa yang kurindukan dari lelaki sepertimu, aku akan menjawab aku bahkan rindu melihat jerawat di pipimu. Atau rambut halus yang mulai tumbuh di dagu mu yang selalu membuat ku geli.  Namun saat rinduku sedang tinggi-tingginya, debar jantung ini seolah semakin menggila karena rindu yang bercampur dengan takut dan cemas. Rindu bukanlah perkara mudah. Menahan gemasnya tangan ku untuk dapat memeluk mu sedi...

Pernah Jatuh Hati

Gambar
Pernah jatuh hati,  rasanya tidak ada perasaan yang selain rasa seperti ini. Bagai musim semi setelah dingin yang menyelimuti, seperti rintik hujan yang merebah dan jatu ke tanah. Perasaan yang dihasilkan oleh berbagai kata orang, penyair namun tetap saja imajinasi kita terlalu rendah dalam menggambarkan keindahannya.  Pernah jatuh hati,  Pada seseorang yang dikagumi tetapi memilih diam. Tak bersuara tapi memilih riuh redam di keheningan malam di dalam tenangnya sajak doa. Pernah jatuh hati,  pada sekilas pandang namun, akhirnya memilih untuk menundukkan pandang karena takut saling bertemu mata.  Pernah jatuh hati,  pada kedekatan namun memilih menjauh agar hati terselamatkan karena enggan untuk terluka untuk kesekian kali.  Pernah jatuh hati,  pada kebersamaan namun memilih untuk sadar bahwa sesungguhnya ia perasaan yang mampu menipu dan menyesatkan.  Barangkali, kita adalah kemungkinan yang tidak pernah diamini semesta. Bagaimana pun kita b...