Begini, biar aku yang bicara
Begini biarkan aku yang bicara kali ini Sudah lebih dari seminggu semenjak terakhir kita bertukar kabar, tentang hal apa yang sudah dilewati dihari itu. Tentang bagaimana prinsip - prinsip mu yang kadang ( kebanyakan ) tidak aku mengerti. Tapi, aku masih disitu dan mendengarkan. Perdebatan kita hari itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan menyegarkan seperti kaleng soda yang baru pertama kali dibuka. Suara mu malam itu membuat ku mampu bertahan sampai hari ini. Aku menyimpan suara mu lekat - lekat dalam ingatan ku sehingga jika nanti aku merindukan mu hingga menangis lagi aku tak perlu mengirimi mu pesan dan berkata aku merindukan mu. Atau ketika aku merasa semua nya terlalu menyesakkan dada dan aku butuh tangan mu untuk menenangkan atau, melihat senyum mu atau mendengarkan suara mu, yang perlu aku lakukan hanya memutar kembali memoar indah itu atau hanya dengan menyebut namamu "Klise" tapi itu menyejukkan. Bagiku bagian tersulit pasca kehilangan lagi - lagi bukan hanya kare...