Friend With Benefit
Pernah jadi begitu bodoh karena cinta ? atau pernah jadi begitu terobsesi dengan seseorang karena kamu merasa, dia penting ? atau dia memberi mu sesuatu yang sudah lama kamu inginkan hanya saja kamu belum mendapatkannya ?
Jika jawabannya iya, maka kita dalam satu frequensi :)
Ya, bodoh ya hahahaha.
Percayalah aku pernah sangat bodoh menyerahkan segala hal yang aku punya untuk seseorang yang aku anggap terbaik atau katakanlah aku memberikan diriku seutuhnya untuk pria yang ah... hahaha
Katakan lah aku murah atau terlalu mudah di perdaya. Semua ucapannya tidak ada satupun yang bisa aku percaya. Percaya atau tidak, aku jatuh ke dalam lingkaran friend with benefit sesuatu yang bahkan dari dulu tidak pernah aku percayai bahwa itu ada. Bagiku jika kamu inginkan benefitnya maka kamu harus berusaha. Jika yang hanya kamu inginkan hanya per'teman'nya saja maka jangan membuatnya seolah menarik untuk diharapkan. Mudah saja bukan ?
Yang menjadi pertanyaan adalah kenapa sampai saat ini masih ada banyak orang yang terjebak atau bahkan parahnya menciptakan lingkaran itu. Dan bodohnya aku terjebak dalam ucapan ku sendiri. Aku terjebak dalam perkaara cinta itu sendiri hahaha.
Aku bahkan sampai di tahap dimana aku tidak lagi mengenal diriku sendiri, aku tidak lagi memahami siapa sosok yang berdiam di dalam tubuh ini. Dia terlalu menarik dan hmmm mempesona ku. Aku bahkan sampai merasakan candu, bodoh ya ?
Banyak orang yang ingin menarik ku keluar tapi aku tidak menghiraukan panggilan mereka. Aku tidak menghiraukan nya. Jika kalian bertanya kenapa, jawab ku hanya 'aku membuat api di permainan gila ku sendiri' hahaha.
Entah apa yang membuat ku jatuh di pelukannya, tapi saat mengenalnya pertama kali aku tidak pernah membayangkan kalau akan menemukan diriku berbaring di sampingnya memeluknya dengan erat dan mencium bibirnya.
Lalu, aku yakin pertanyaan kalian selanjutnya akan beranjak ke arah kemana kalian berdua akan pergi, betulkan ? jujur saja aku tidak tahu kemana semua ini akan bermula atau beranjak karena aku pun tak tahu kemana semua ini bermuara. Kemana perjalanan - perjalanan memabukkan ini akan berakhir.
dalam hati aku selalu berkata kepada nya berharap dia mendengar jeritan ku
" let's not talk if your only inttention is to broke my heart " tapi semua nya hanya jeritan dalam hati aku tidak pernah benar - benar berkata demikian. Aku tidak pernah benar - benar menginginkan dia berhenti bicara kepadaku. Aku juga tidak bermaksud untuk mengusirnya pergi dari hidupku, atau jangan katakan hidupk terlalu clingy. Aku tidak bermaksud untuk mengusirnya pergi dari hariku.
Pernah kah kamu berada di posisi ketika semua orang terus berkata pergi dan pergi sementara hatimu berkata tinggal ? Hahaha percayalah aku sudah berada disana. Bagaimana ? pasti seperti terjadi perang batin kan ? hahaha begitulah hidup.
katakanlah begini, Aku cinta dia tapi dia tak cinta aku. Miris ? memang. Bertahan ? tentu saja. Kenapa ? aku tidak tahu. Hahaha Bodoh ! mungkin jawabannya begini " baiklah aku mencintaimu, apakah kamu mencitaiku atau tidak itu urusanmu " belive me dude, there's to many people who hold onto this damn word pertanyaan nya. Kenapa ?
Menjadi seorang wanita yang terjebak dalam lingkaran memabukan sebuah pertemanan dengan benefit - benefit yang memabukkan juga bukanlah sesuatu yang merugikan tentunya. Tapi, juga bukan sesuatu yang menguntungkan. Tidak ada yang benar - benar menguntungkan dari sebuah lingkaran yang tidak ada ujungnya. Anggaplah begini kalian memulai sebuah hubungan dengan sebuah kata 'Hubungan Tanpa Status' hanya saja kalian menambahkan kata "benefit" secara tidak langsung. Nyatanya hubungan semacam ini tidak akan pernah berjalan lancar. Hubungan seperti ini tidak akan pernah membawamu kesebuah muara.
Lalu, kamu dengan mudahnya pasti akan menyanggah begini "Biarkan saja semua nya mengalir seperti air yang mengalir. Pasti akan menemukan muaranya"
Baiklah mari kita bayangkan bersama. Air dari sungai mengalir menuju muaranya yaitu pantai. Pantai pun tidak semua pantai indah dilihat dan indah untuk dinikmati, ada saja pantai - pantai yang terlihat menjijikan atau tidak indah. meskipun demikian dia tetap mempunyai muara.Indah ataupun tidak indah.
kemudian ayo kembali kepada cerita, apakah kamu mempunyai muara ? sayangnya tidak. Kenapa ? apa yang kamu harapkan ? sebuah cerita indah ? bullshit ! selama kamu selalu menikmati setiap kebersamaan kalian, kamu pasti selalu datang dengan harapan - harapan baru yang berujung indah. tapi nyatanya tidak.
Jadi, menurut kalian apakah sebuah 'Hubungan Tanpa Status' atau lebih jauh lagi 'Friend With Benefit' menguntungkan ?
Menurut ku semua hubungan itu pasti ada sisi positif dan negatifnya. Akan jadi menguntungkan kalau kedua belah pihak sama - sama mau atau justru hanya salah satu saja yang merasa di untungkan sementara yang satu lagi tidak merasakan apapun. Dan jika hal itu terjadi, maksudnya ketika salah satu dari pasangan kamu tidak menginkan komitmen apapun selain sehubuah hubungan yang tidak ada komitmen nya lebih baik kalian mejauh sebelum kamu tersakiti
Lalu bagaimana jika sudah jatuh terlalu dalam dan susah untuk melepaskan ? Buatku pasti akan ada satu masa dimana kalian merasa lelah. lelah akan semua hal yang kalian lewati, jenuh dengan semua hal yang sedang kalian lakukan. Saranku tersenyumlah dan ikuti arah kemana hatimu ingin membawamu. Tapi jangan seperti hanya berdiri diam dan menyaksikan semua hal yang tidak sesuai dengan hati. Tapi berjalanlah semestinya, berjalanlah seperti apa yang seharunya dilakukan oleh manusia, mengikuti kata hati dan otak agar tidak tersesat.
Dan satu lagi, jika ditanya apakah aku setuju dengan semua ini ? kembali lagi ku katakan, aku tidak setuju dengan semua ini. FWB never works in me :) tapi bekerja untuk beberapa orang yang aku kenal. Semua nya intinya adalah komunikasi bukan hanya relationship
p.s it's not my story. its someone else story
Jika jawabannya iya, maka kita dalam satu frequensi :)
Ya, bodoh ya hahahaha.
Percayalah aku pernah sangat bodoh menyerahkan segala hal yang aku punya untuk seseorang yang aku anggap terbaik atau katakanlah aku memberikan diriku seutuhnya untuk pria yang ah... hahaha
Katakan lah aku murah atau terlalu mudah di perdaya. Semua ucapannya tidak ada satupun yang bisa aku percaya. Percaya atau tidak, aku jatuh ke dalam lingkaran friend with benefit sesuatu yang bahkan dari dulu tidak pernah aku percayai bahwa itu ada. Bagiku jika kamu inginkan benefitnya maka kamu harus berusaha. Jika yang hanya kamu inginkan hanya per'teman'nya saja maka jangan membuatnya seolah menarik untuk diharapkan. Mudah saja bukan ?
Yang menjadi pertanyaan adalah kenapa sampai saat ini masih ada banyak orang yang terjebak atau bahkan parahnya menciptakan lingkaran itu. Dan bodohnya aku terjebak dalam ucapan ku sendiri. Aku terjebak dalam perkaara cinta itu sendiri hahaha.
Aku bahkan sampai di tahap dimana aku tidak lagi mengenal diriku sendiri, aku tidak lagi memahami siapa sosok yang berdiam di dalam tubuh ini. Dia terlalu menarik dan hmmm mempesona ku. Aku bahkan sampai merasakan candu, bodoh ya ?
Banyak orang yang ingin menarik ku keluar tapi aku tidak menghiraukan panggilan mereka. Aku tidak menghiraukan nya. Jika kalian bertanya kenapa, jawab ku hanya 'aku membuat api di permainan gila ku sendiri' hahaha.
Entah apa yang membuat ku jatuh di pelukannya, tapi saat mengenalnya pertama kali aku tidak pernah membayangkan kalau akan menemukan diriku berbaring di sampingnya memeluknya dengan erat dan mencium bibirnya.
Lalu, aku yakin pertanyaan kalian selanjutnya akan beranjak ke arah kemana kalian berdua akan pergi, betulkan ? jujur saja aku tidak tahu kemana semua ini akan bermula atau beranjak karena aku pun tak tahu kemana semua ini bermuara. Kemana perjalanan - perjalanan memabukkan ini akan berakhir.
dalam hati aku selalu berkata kepada nya berharap dia mendengar jeritan ku
" let's not talk if your only inttention is to broke my heart " tapi semua nya hanya jeritan dalam hati aku tidak pernah benar - benar berkata demikian. Aku tidak pernah benar - benar menginginkan dia berhenti bicara kepadaku. Aku juga tidak bermaksud untuk mengusirnya pergi dari hidupku, atau jangan katakan hidupk terlalu clingy. Aku tidak bermaksud untuk mengusirnya pergi dari hariku.
Pernah kah kamu berada di posisi ketika semua orang terus berkata pergi dan pergi sementara hatimu berkata tinggal ? Hahaha percayalah aku sudah berada disana. Bagaimana ? pasti seperti terjadi perang batin kan ? hahaha begitulah hidup.
katakanlah begini, Aku cinta dia tapi dia tak cinta aku. Miris ? memang. Bertahan ? tentu saja. Kenapa ? aku tidak tahu. Hahaha Bodoh ! mungkin jawabannya begini " baiklah aku mencintaimu, apakah kamu mencitaiku atau tidak itu urusanmu " belive me dude, there's to many people who hold onto this damn word pertanyaan nya. Kenapa ?
Menjadi seorang wanita yang terjebak dalam lingkaran memabukan sebuah pertemanan dengan benefit - benefit yang memabukkan juga bukanlah sesuatu yang merugikan tentunya. Tapi, juga bukan sesuatu yang menguntungkan. Tidak ada yang benar - benar menguntungkan dari sebuah lingkaran yang tidak ada ujungnya. Anggaplah begini kalian memulai sebuah hubungan dengan sebuah kata 'Hubungan Tanpa Status' hanya saja kalian menambahkan kata "benefit" secara tidak langsung. Nyatanya hubungan semacam ini tidak akan pernah berjalan lancar. Hubungan seperti ini tidak akan pernah membawamu kesebuah muara.
Lalu, kamu dengan mudahnya pasti akan menyanggah begini "Biarkan saja semua nya mengalir seperti air yang mengalir. Pasti akan menemukan muaranya"
Baiklah mari kita bayangkan bersama. Air dari sungai mengalir menuju muaranya yaitu pantai. Pantai pun tidak semua pantai indah dilihat dan indah untuk dinikmati, ada saja pantai - pantai yang terlihat menjijikan atau tidak indah. meskipun demikian dia tetap mempunyai muara.Indah ataupun tidak indah.
kemudian ayo kembali kepada cerita, apakah kamu mempunyai muara ? sayangnya tidak. Kenapa ? apa yang kamu harapkan ? sebuah cerita indah ? bullshit ! selama kamu selalu menikmati setiap kebersamaan kalian, kamu pasti selalu datang dengan harapan - harapan baru yang berujung indah. tapi nyatanya tidak.
Jadi, menurut kalian apakah sebuah 'Hubungan Tanpa Status' atau lebih jauh lagi 'Friend With Benefit' menguntungkan ?
Menurut ku semua hubungan itu pasti ada sisi positif dan negatifnya. Akan jadi menguntungkan kalau kedua belah pihak sama - sama mau atau justru hanya salah satu saja yang merasa di untungkan sementara yang satu lagi tidak merasakan apapun. Dan jika hal itu terjadi, maksudnya ketika salah satu dari pasangan kamu tidak menginkan komitmen apapun selain sehubuah hubungan yang tidak ada komitmen nya lebih baik kalian mejauh sebelum kamu tersakiti
Lalu bagaimana jika sudah jatuh terlalu dalam dan susah untuk melepaskan ? Buatku pasti akan ada satu masa dimana kalian merasa lelah. lelah akan semua hal yang kalian lewati, jenuh dengan semua hal yang sedang kalian lakukan. Saranku tersenyumlah dan ikuti arah kemana hatimu ingin membawamu. Tapi jangan seperti hanya berdiri diam dan menyaksikan semua hal yang tidak sesuai dengan hati. Tapi berjalanlah semestinya, berjalanlah seperti apa yang seharunya dilakukan oleh manusia, mengikuti kata hati dan otak agar tidak tersesat.
Dan satu lagi, jika ditanya apakah aku setuju dengan semua ini ? kembali lagi ku katakan, aku tidak setuju dengan semua ini. FWB never works in me :) tapi bekerja untuk beberapa orang yang aku kenal. Semua nya intinya adalah komunikasi bukan hanya relationship
p.s it's not my story. its someone else story
Komentar
Posting Komentar