tentang sebuah keputusan
Terkadang ketika sebuah hubungan berakhir, kebanyakan
orang akan berpikir tentang bagaimana mereka bisa menemukan pasangan baru lebih
cepat.
Tapi, menurut ku ini bukan hanya perkara siapa yang
lebih cepat mendapatkan pasangan. Menurutku ini perkara kesiapan.
Sudah siapkah kamu mendapatkan pasangan baru ?
Sudah siapkah kamu menjalin sebuah hubungan baru ?
Sudah siapkah kamu mempunyai cerita yang baru ?
Menurutku lagi – lagi ini bukan tentang siapa yang
lebih cepat move on
Atau siapa yang lebih cepat melupakan sebuah kenangan
pahit dan kenangan manis
Dan ya, kita beralih ke ‘melupakan’
Menurutmu melupakan mudah ?
Menurutmu menghilangkan semua jejak – jejak manis nya
adalah sesuatu yang mudah dilakukan ?
Menurtmu melupakan semudah kita berkenalan ?
Aku pikir tidak.
Baiklah aku mengaku. Awalnya aku mempunyai pikiran
yang nyaris sama dengan apa yang kalian pikirkan tapi nyatanya tidak.
Lagi lagi ini menurutku. Menurutku, melupakan tidak
semudah ‘berkenalan’ menurutku melupakan adalah perkara menghapus jejak
kenangan pahit maupun manis dan itu bukan lah sesuatu yang mudah dilakuakan.
Lalu,
Menurutku cinta tak semudah dan semurah itu. Bagiku ketika
aku mengakhiri sebuah hubungan itu berarti kita harus berusaha untuk merubuhkan
semua yang sudah kita bangun bersama dengan pasangan kita.
Lalu, kita membangun nya kembali entah ketika kita
sudah siap dengan orang yang akan membantu kita atau kita memilih unutk tak
membangunnya sampai menemukan orang yang tepat untuk membantu kita membangun
itu semua.
Komentar
Posting Komentar