Menurut mu ini akan berhasil ?
" aku mau
tanya dong kamu sebenernya sayang ga sih sama aku ? " ujarnya dengan
santai tanpa perduli aku yang tercengang membaca pesannya yang begitu tiba -
tiba.
" kamu kenapa tanya begitu ? kamu tau aku kan ? seberapa kali
pun kamu memilih untuk pergi, kamu tau ketika kamu kembali, kamu bakalan nemuin
aku disini dengan perasaan yang sama dan semua hal yang sama untuk kamu "
jawab ku panjang berusaha menjelaskan keadaan dan membuatnya mengerti tentang
apa yang selama ini aku alami, dan berapa kali aku harus berperang dengan diri
ku sendiri untuk menahan agar aku tidak terlalu jatuh dengan nya.
" aku hanya ingin meyakin kan diriku sendiri bey, sejujurnya
aku juga takut kalau akan sama seperti yang lalu, cuman aku meyakinkan diri ku
sendiri kalau kamu sudah tak sepeti itu." aku langsung merubah ekspresi ku
begitu membaca pesannya.
Kata orang, “ jangan mau memiliki hubungan dengan orang yang
bahkan tidak dapat berdamai dengan masa
lalunya “ menurutku itu nasihat yang baik.
Selama ini aku
selalu menghindari orang – orang yang mendekati ku bukan karena aku tak
mencintainya atau aku yang terlalu pemilih. Semua nya karena masa lalu sialan
itu. Masa lalu yang membuatku takut untuk menjatuhkan hati ku pada siapapun. Masa lalu yang membuatku
terpaksa menutup pintu hatiku dan memilih untuk sendiri hingga datang orang
yang tepat yang bisa membantu ku untuk melupakan semua masalalu ku.
Ya ! aku masih
berbicara tentang orang yang sama. Orang yang selalu membuatku jatuh hati
bahkan setelah ribuan kali dia membuat ku sakit hati. Ya ! ini masih tentang
orang yang sama. Aku selalu jatuh di tempat yang sma untuk orang yang sama.
“ aku perlu
waktu untuk meyakinkan diri aku sendiri kalau semua ini akan baik – baik saja. Kalau
semua ini tidak akan seperti yang dahulu yang selalu aku bayangkan terjadi. “
jawab ku menjelaskan.
“ ga apa – apa sayang,
aku tahu. Kita jalanin semuanya pelan-pelan yah ! setidaknya kau bias selalu ada di samping
kamu dan nemanin kamu sampai kamu yakin sama diri kamu sendiri dan kamu yakin
sama aku.” Aku tersenyum.
“ dan satu hal. Aku
ga akan pergi lagi. Aku memutuskan untuk tinggal kali ini.” Aku tersenyum
dengan lebar mendengar itu.
Hati dan otak ku
lagi – lagi bertengkar hebat ! otak ku berkata bukan dia yang tepat untuk mu. Dia
hanya kesepian hingga akhirnya dia mencari mu. Namun hatiku berkata, ini orang
yang tepat untuk mu memnghilangkan semua trauma masa lalu kamu. Dia orang yang
membuat mu menutupp pintu hatimu, dan Karena itu dia hadir untuk mengahapus
semuanya.
Lalu, pertanyaan
ku. Akan kah semuanya ini baik – baik saja ? seperti yang sudah ku
perkirakan ?
Komentar
Posting Komentar